Training Material

Manual Lapangan

Abstract

Di beberapa negara tropis dan subtropis, laju deforestasi berlanjut hingga pada tingkat yang mengkhawatirkan. Hal ini tidak hanya bekonsekuensi terhadap pengadaan benih berikutnya untuk kegiatan aforestasi dan reforestasi, tetapi juga mengakibatkan hilangnya dan rusaknya sumber daya gen yang berharga. Sedangkan di lain pihak, ketersediaan benih sering menjadi hambatan serius untuk kegiatan reboisasi. Penyediaan benih berkualitas tinggi untuk penanaman merupakan masalah bagi negara-negara berkembang. Dalam beberapa kasus ketersediaan benih seluruh spesies mungkin tidak memadai, di lain pihak mungkin sulit untuk mendapatkan benih dari sumber tertentu yang telah terbukti memberikan hasil terbaik sesuai dengan kondisi lingkungan di negara asal. Dalam rangka untuk memecahkan masalah ini, pengadaan bibit berkualitas tinggi harus diintensifkan dan khususnya berfokus pada bagaimana memenuhi permintaan benih di tingkat lokal melalui desentralisasi pengadaan benih pohon. Mempertimbangkan isu desentralisasi pengadaan bibit pohon, Departemen Geosciences dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (IGN) di bawah Universitas Copenhagen (UCPH) menyiapkan manual ini sebagai bagian dari proyek pada desentralisasi sistem pasokan bibit pohon di Sulawesi Tenggara, Indonesia. Proyek dan manual tersusun atas kerjasama erat World Agroforestry Center (ICRAF), Yayasan Operasi Wallacea Terpadu (OWT), dan pusat Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah Sulawesi